Hari Ini Milik Anda....!!!



Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu petang tiba. Hari inilah yang akan kamu jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda dan siangnya menyapa Anda inilah hari Anda.

Umur Anda, mungkin tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidup Anda hanyalah hari ini atau seakan-akan Anda dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup Anda tak akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan.

Pada hari ini pula, sebaiknya Anda mencurahkan sepenuh perhatian, kepedulikan dan kerja keras. Pada hari inilah, Anda harus bertekad mempersembahkan kualiti solat yang khusyu’, bacaan al-Quran yang sarat tadabbur, zikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam semua hal, keindahan akhlak, kerelaan dengan semua yang Allah telah beri, perhatian terhadap alam sekitar, perhatian terhadap kesihatan jiwa dan raga serta perbuatan baik terhadap semua.

Pada hari dimana Anda hidup, saat inilah sebaiknya Anda membahagikan waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap minitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratus bulan. Tanamlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari ini. Dan, persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuk hari ini. Ber-istighfar-lah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada-Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam keabadian dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan! Terimalah rezeki, isteri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu dan jabatan Anda hari ini dengan penuh keredhaan.

{Maka berpegang teguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang yang bersyukur}
(QS:Al-A’raf : 144)

Hiduplah hari ini tanpa kesedihan. Kegalauan, kemarahan, kedengkian dan kebencian.

Jangan lupa, hendaklah Anda goreskan pada dinding hati Anda satu kalimat (bila perlu Anda tulis pula di atas meja kerja Anda): HARIMU ADALAH HARI INI. yakni, bila hari ini Anda dapat memakan nasi hangat yang harum baunya, maka apakah nasi basi yang telah Anda makan kemarin atau nasi hangat esok hari (yang belum tentu ada) itu akan merugikan Anda?

Jika Anda dapat minum air jernih dan segar pada hari ini, maka mengapa Anda harus bersedih atas air asin yang Anda minum kemarin atau mengkhawatirkan air hambar dan panas esok hari yang belum tentu terjadi?

Jika Anda percaya pada diri sendiri, dengan semangat dan tekad yang kuat Anda, maka akan dapat menundukkan diri untuk berpegang pada prinsip: Aku hanya akan hidup pada hari ini. Prinsip inilah yang akan menyibukkan diri Anda setiap detik untuk selalu memperbaiki keadaan, mengembangkan semua potensi dan mensucikan setiap amalan.

Dan itu, akan membuat Anda berkata dalam hati. “Hanya hari ini aku berkesempatan untuk mengatakan yang baik-baik saja. Tak bercakap kotor dan jelik yang menjijikkan, tidak akan pernah mencela, mengherdik dan juga membicarakan kejelekan orang lain. Hanya hari ini aku berkesempatan menertibkan rumah dan pejabat agar tidak serabut dan bergolak. Dan kerana hanya ini saja aku hidup, maka aku akan memperhatikan kebersihan tubuhku, kerapian penampilanku, kebaikan tutur kata dan tindak tanduk ku.”

Kerana hanya akan hidup hari ini, maka aku akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Rabb, mengerjakan solat sesempurna mungkin, membekali diri dengan solat-solat sunat nafilah, berpegang teguh pada al-Quran, mengkaji dan mencatat segala yang bermanfaat.

Aku hanya akan hidup hari ini, kerananya aku akan menanam dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri, baik sifat takabur, ujub, riak dan buruk sangka.

Hanya hari ini aku dapat menghirup udara kehidupan, maka aku akan berbuat baik kepada orang lain dan menghulurkan tangan kepada sesiapa pun. Aku akan menjenguk mereka yang sakit, menghantarkan jenazah, menunjukkan jalan yang benar bagi yang sesat, memberi makan orang yang kelaparan, menolong orang yang sedang kesulitan, membantu orang yang dizalimi, meringankan penderitaan orang yang lemah, mengasihi orang yang menderita, menghormati orang-orang alim, menyayangi anak-anak kecil dan berbakti kepada orang tua.

Aku hanya akan hidup pada hari ini, maka aku akan mengucapkan, “Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Aku tak akan pernah menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetik pun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi.”

“Wahai masa depan, engkau masih dalam keghaiban. Maka aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada, kerana esok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan dan tidak akan ada satu pun darinya yang dapat disebutkan.”

“Hari ini milik Anda”, adalah ungkapan yang paling indah dalam ‘kamus kebahagiaan’. Kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan.

Petikan dari buku La Tahzan-jangan bersedih...

Bahaya Nasi!!!

1. Nasi MENYEBABKAN KECANDUAN.
tidak makan nasi selama sehari saja akan kelaparan dan merasa sangat ingin makan nasi lagi.

2. SETENGAH dari seluruh siswa Indonesia yang makan nasi nilainya ada di bawah rata-rata kelas.

3. HAMPIR 99% KEJAHATAN terjadi dalam waktu kurang dari 24-jam setelah pelakunya mengkonsumsi nasi.

4. Suku-suku pada zaman batu yang tidak pernah makan nasi terbukti TIDAK PERNAH mengidap tumor, Alzheimer, osteoporosis, ataupun Parkinson.

5. Dokter melarang bayi yang baru lahir untuk makan nasi. Hal ini menjadi bukti bahwa nasi punya dampak berbahaya yang sudah dibuktikan oleh ilmu kedokteran.

6. Nasi yang kering biasa dimakan oleh ayam. Nah, sekarang anda perlu curiga dari mana flu burung berasal.

7. Jumlah pemakan nasi di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pemakan nasi di negara maju. Ini mungkin salah satu penyebab keterbelakangan pada negara ini.

8. Di warung-warung, biasanya KULI makan nasi dalam jumlah lebih banyak daripada kaum eksekutif. Hal ini membuktikan jika makan nasi MENURUNKAN kemampuan ekonomi seseorang. [ no offence ]

9. Makan nasi dapat menyebabkan rasa haus alias MENYERAP air. Padahal tubuh kita sebagian besar terdiri dari air.

10. Dalam kondisi tertentu, makan nasi MENINGKATKAN resiko kematian. Misalnya makan nasi sambil menyetir mobil.

11. Pengidap DIABETES lebih dianjurkan makan kentang daripada nasi. Berarti nasi kurang baik bagi kesehatan.

12. Makan nasi menyebabkan keinginan mengkonsumsi sayur dan lauk. Misalnya nasi bandeng (nasi + bandeng goreng), nasi kucing (nasi + kucing goreng), dsb. Hal ini bisa menyebabkan obesitas.

13. Kitab suci tidak pernah menyebut-nyebut soal nasi. Para Nabi juga tidak makan nasi. Lagipula nasi bukan sesuatu yang dianjurkan agama sehingga keabsahan penggunaannya pun belum dapat dipastikan.

14. Nasi DIMASAK dalam suhu lebih dari 100 derajat Celsius. Itu panas yang cukup untuk bunuh orang.

15.Selain dimakan,nasi juga bisa buat ngelem...nah loh

aneh emang haha :P

Benarkah..........????

cinta adalah perasaan ingin di senangkan pasangan
pasangan adalah milik pribadi yang harus menyenangkan
pasangan tidak menyenangkan harus di musuhi atau di cemburui
itukah cinta atau ego yang terbungkus rapi...?
egois adalah kalimat untuk orang lain,bukan untuk diri sendiri
ketika orang lain memaksakan kehendak pada kita
yang mengalahkan ego kita karena kalah daya dan kalah kuasa
kita terlalu indah untuk di salahkan
orang lainlah yang harus selalu salah dan egois
tidak egoiskah itu...?atau ego yang terbungkus kelemahan?
kelemahan adalah pilihan untuk selalu kalah
ketika kalah,kita akan membuat alasan
alasan di buat untuk menutupi kesalahan
ketika semua alasan tidak bisa di terima
kesalahan akan buat kita indah dan mengatakan...manusiawi
manusiawikah manusia...? mengapa saling berbeda...?
manusiawi adalh kata yang di ucapkan ketika melakuka kesalahan
karena kesalahan kita harus terlihat wajar
tidak di ucapkan ketika melakukan hal di anggap benar
karena benar yang dlakukan adalah kehebatan diri
terlepas dari manusia yang lain dirinyalah yang hebat
ketika kehebatannya tidak di akui orang lain timbullah kekecewaan
manusiawikah kalo kita selalu haus pujian...?
kecewakah ketika orang tdak memuji kita...?
kecewa muncul ketika keinginan dan kepentingan terhalangi..
kecewa muncul ketika gagal memaksakan apa yang kita mau
bisakah untuk menutupi kekecewaan kita gunakan kata tawakkal?
atau kita memaksakan diri berusaha pasrah?
kekecewaan berkepanjangan akan menimbulkan perasaan marah
marah muncul ketika kita merasa di rugikan
marah tertuju pada apaun atau siapapun
marah menimbulkan perlawanan
perlawanan marah yang kalah akan menimbulkan ketidakberdayaan
ketidakberdayaan menimbulkan kesedihan
manusiawikah kita...??
ketika Allah swt berfirman orang beriman jangan bersedih hati
JADIKANLAH sabar dan shalat sebagai penolongmu
kita membangkang dengan selalu menikmati marah dan sedih
lebih tahukah manusia daripada ALLah swt mengetahui
manusiawikah kita...?atau kita merasa tuhan untuk diri kita sendiri....?
kesedihan perlu teman dengan alasan curhat
kemarahanh perlu teman dengan alasan curhat
kebencian perlu teman dengan alasan curhat
curhat adalah sarana untuk berbagi kebencianm,kemarahan,kesedihan
agar teman membenci orang yang sama dengan yang kita benci
agar teman marah dengan orang yang sama dengan yang kita marahi
agar terlihat indah curhat di beri nama lain yaitu ventilasi
lalu apa bedanya sifat kita dengan sifat iblis
karena di kutuk ingin mengajak teman sama2 di kutuk
benarkah kita khalifah di bumi ini?
khalifah yang mampu memimpin diri sendiri dan alam...?
khalifah yang memiliki kesadaran manusiawi-Nya?
manusia yang hidup berdasarkan kacamata yang Maha mengetahui....

Benarkah...?
Benarkah...?
Benarkah...?


di kutip dari perkatan kang Dizky

untuk masa lalu...

wahai masa lalu yang telah berlalu
dan selesai
tenggelamlah seperti mataharimu
aku tidak pernah menangisi kepergianmu
dan kamu tidak pernh melihatku termenung
sedetikpun untuk mengingatmu
kamu telah meninggalkan kami semua......
pergi.....
dan tidak
pernah kembali...